الكفر على أربعة أنحاء : كفر إنكار بالا يعرف الله أصْلا ولا يعترف به، وكفر جحود ككفر إبليس يعرف الله بقلبه ولا يقر بلسانه، وكفر عناد وهو أن يعترف بقلبه ويعترف بلسانه ولا يدين به حسدا وبغيا ككفر أبي جهل وغيره، وكفر نفاق وهو أن يقر بلسانه ولا يعتقد بقلبه
“Kafir itu ada empat macam. Pertama kafir karena inkar, yaitu tidak mengenal Allah dan tidak meyakininya. Kedua kafir karena menolak, yaitu seperti kekafiran iblis yang mengimani Allah dengan hatinya tapi tidak mengikrarkan melalui lisannya. Ketiga kafir karena membangkang, yaitu mengaku (beriman) dengan hati dan lisan namun tidak beragama dengannya karena dengki dan melawan, seperti kekafiran Abu Jahal dan yang lainnya. Keempat kafir karena munafik, yaitu mengikrarkan (keimanan) dengan lisannya namun tidak meyakini dengan hatinya”
📚 (Lisaanul 'Arob karya Ibnu Manzhur : 5/144)
Apa yang dikatakan oleh imam Ibnu Manzhur diatas adalah benar. Sehingga sangat tidak relevan dengan sebagian orang yang mengatakan: "Hanya tuhan yang berhak mengkafirkan". Sebab perkataan itu adalah perkataan yang salah dimana kata kafir sudah ada didalam Al-Qur'an maupun hadits-hadits nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Yang terpenting kita bisa menempatkan kata kafir sesuai dengan tempatnya, tidak mengkafirkan orang sembarangan kecuali dengan alasan atau bukti yang bisa dipertanggung jawabkan.
والله أعلم بالـصـواب
Tidak ada komentar:
Posting Komentar