Kamis, 23 Februari 2023

CELOTEH YANG TIDAK PERLU DIDENGAR


Terkadang kita sering mendengar orang yang berkata, “postingannya tentang dakwah, tapi akhlaknya masih kayak gelas pecah”, berantakan. Atau ada juga yang mengatakan, “benahi dulu diri kamu, baru posting tentang dakwah”.

Nah pernyataan seperti itu tidak akan keluar kecuali dari mulutnya syaiton yang berwujud manusia. Sebab menjadi manusia yang bersih tanpa memiliki dosa sedikitpun adalah perkara yang mustahil, bahkan tidak akan ditemukan pada zaman ini kecuali dia adalah seorang nabi dan rasul. Sedangkan penutup para nabi dan rasul hanya baginda nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Maka, jika syarat untuk mengajak kepada kebaikan itu harus orang yang benar-benar bersih dari dosa, maka tidak akan ada yang pernah bisa melakukan hal itu kecuali hanya nabi shallallahu 'alaihi wasallam saja.

Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata :

ู„ูˆ ู„ู… ูŠุนุธ ุฅู„ุง ู…ุนุตูˆู… ู…ู† ุงู„ุฒู„ู„، ู„ู… ูŠุนุธ ุงู„ู†ุงุณ ุจุนุฏ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฃุญุฏ، ู„ุฃู†ู‡ ู„ุง ุนุตู…ุฉ ู„ุฃุญุฏ ุจุนุฏู‡

“Seandainya tidak boleh memberi nasehat (dan mengajak kepada kebaikan) kecuali seorang yang ma'shum (terjaga dari kesalahan), niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati (dan mengajak kebaikan pada) orang lain selain Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Karena tidak ada yang ma'shum setelah beliau” (Lathaiful Ma'arif, hlm. 19)

Oleh karena itu, kita jangan hiraukan perkataan orang yang mengatakan ‘benahi diri dulu sebelum mengajak pada kebaikan’, sebab perkataan seperti itu merupakan perkataan yang salah, bahkan kesalahannya sudah sangat fatal sekali. Jadi, teruslah beramar ma'ruf nahi munkar sesuai skala prioritas meskipun kita sendiri banyak kekurangan dalam melakukan hal itu.

Al-Imam Ibnu Hazm rahimahullah berkata :

ู„ุง ุชุฏุนูˆุง ุงู„ุฃู…ุฑ ุจุงู„ู…ุนุฑูˆู ูˆุฅู† ู‚ุตุฑุชู… ููŠ ุจุนุถู‡، ูˆู„ุง ุชุฏุนูˆุง ุงู„ู†ู‡ูŠ ุนู† ุงู„ู…ู†ูƒุฑ ูˆุฅู† ูƒู†ุชู… ุชูˆุงู‚ุนูˆู† ุจุนุถู‡

“Janganlah kalian meninggalkan untuk menyuruh (orang lain) melakukan hal yang ma'ruf meskipun kalian memiliki kekurangan pada sebagiannya. Dan janganlah kalian meninggalkan untuk melarang (orang lain melakukan) kemunkaran meskipun kalian melakukan sebagiannya” (Majmu' Ar-Rasail Ibnu Hazm : 3/180)

Mari lebih semangat lagi untuk menebar kebaikan, menebar manfaat untuk orang lain, dan membantu dakwahnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melalui karya tulisan kita. Semoga Allah memudahkan kita, aamiin.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ู€ุตู€ูˆุงุจ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FATHUL QARIB - HAL-HAL YANG MERUSAK IHRAM

Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan : ูˆุงู„ุฌู…ุงุน ุงู„ู…ุฐูƒูˆุฑ ุชูุณุฏ ุจู‡ ุงู„ุนู…ุฑุฉ ุงู„ู…ูุฑุฏุฉ ุฃู…ุง ุงู„ุชูŠ ููŠ ุถู…ู† ุญุฌ ููŠ ู‚ุฑุงู†، ูู‡ูŠ ุชุงุจุนุฉ ู„ู‡ ุตุญุฉ ูˆูุณ...