Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan :
(ومن دخل) المسجد (والإمام يخطب صلى ركعتين خفيفتين ثم يجلس) وتعبير المصنف بدخل يفهم أن الحاضر لا ينشىء صلاة ركعتين، سواء صلى سنة الجمعة أو ولا يظهر من هذا المفهوم أن فعلهما حرام أو مكروه، لكن النووي في شرح المهذب صرح بالحرمة، ونقل الإجماع عليها عن الماوردي
Barang siapa yang masuk masjid saat imam sedang khutbah, maka disunnahkan baginya untuk melaksanakan sholat sunnah dua rakaat secara singkat kemudian duduk. Adapun pernyataan mushonnif (pengarang kitab) : Orang yang masuk, hal itu memberi pemahaman bahwasanya bagi orang yang sudah hadir sejak (sebelum khotib melaksanakan khutbah) maka tidak disunnahkan untuk melaksanakan sholat dua rakaat, entah itu sholat sunnah (sebelum) jum'at atau yang lainnya.
Dari penjelasan ini tidak nampak jelas bahwa sesungguhnya sholat (sunnah) tersebut dihukumi haram ataukah makruh. Akan tetapi didalam kitab Majmu' Syarah Muhadzdzab imam Nawawi secara tegas memberikan hukum haram, dan beliau menukil terkait kesepakatan ulama atas hal tersebut dari imam Al-Mawardi.
📕 (Fathul Qarib, hlm. 101 Maktabah Syamilah)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar