Jumat, 21 Juli 2023

FATHUL QARIB - SUNNAH-SUNNAH SHOLAT JUM'AT


Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan :

(وهيئاتها) وسبق معنى الهيئة (أربع خصال) أحدها (الغسل) لمن يريد حضورها من ذكر أو أنثى حر أو عبد مقيم أو مسافر، ووقت غسلها من الفجر الثاني وتقريبه من ذهابه أفضل، فإن عجز عن غسلها تيمم بنية الغسل لها (و) الثاني (تنظيف الجسد) بإزالة الريح الكريه منه كصنان فيتعاطى ما يزيله من مرتك ونحوه (و) الثالث (لبس الثياب البيض) فإنها أفضل الثياب (و) الرابع (أخذ الظفر) إن طال والشعر كذلك فينتف إبطه، ويقص شاربه، ويحلق عانته (والتطيب) بأحسن ما وجد منه (ويستحب الإنصات) وهو السكوت مع الإصغاء (في وقت الخطبة) ويستثنى من الإنصات أمور مذكورة في المطولات منها إنذار أعمى أن يقع في بئر، ومن دب إليه عقرب مثلا

Sunnah-sunnah haiat sholat jum'at itu berjumlah empat perkara, adapun makna haiat sudah dijelaskan pada bab yang sebelumnya. Sunnah-sunnah tersebut diantaranya :

1. Yang pertama adalah mandi bagi orang yang hendak menghadiri sholat jum'at. Entah itu laki-laki atau perempuan, orang merdeka atau budak, dan orang mukim atau musafir. Waktu pelaksanaan mandi ini adalah mulai dari terbitnya fajar kedua (yakni fajar shodiq), adapun melakukan mandi saat dekat (dengan waktu dilaksanakannya sholat jum'at) itu lebih utama. Dan jika tidak mampu untuk mandi, maka disunnahkan untuk melakukan tayamum dengan niat mandi untuk sholat jum'at.

2. Yang kedua adalah membersihkan badan dengan cara menghilangkan bau yang tidak sedap seperti halnya bau badan. Oleh karena itu disunnahkan untuk memakai sesuatu yang bisa menghilangkan bau badan tersebut seperti memakai tawas dan yang lainnya.

3. Yang ke tiga adalah memakai pakaian berwarna putih, karena pakaian yang berwarna putih itu adalah pakaian yang paling utama.

4. Yang ke empat adalah memotong kuku dan memotong rambut (jika keduanya panjang). Dan disunnahkan juga untuk mencabut bulu ketiak, memotong kumis, mencukur bulu kemaluan, dan memakai wewangian dengan wewangian terbaik yang dia temukan.

Lalu disunnahkan untuk diam dan mendengarkan saat (khotib sedang) khutbah. Didalam hal ini ada beberapa perkara yang disebutkan pada kitab-kitab yang luas penjelasannya, yang mana hal itu dikecualikan dari kesunnahan diam (saat khotib sedang khutbah). Diantaranya adalah memperingatkan orang buta yang akan jatuh ke sumur, kemudian memperingatkan orang yang akan digigit oleh (hewan berbisa) seperti kalajengking dan yang semisalnya.

📕 (Fathul Qarib, hlm. 100-101 Maktabah Syamilah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FATHUL QARIB - HAL-HAL YANG MERUSAK IHRAM

Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan : والجماع المذكور تفسد به العمرة المفردة أما التي في ضمن حج في قران، فهي تابعة له صحة وفس...