Selasa, 01 Agustus 2023

FATHUL QARIB - JENAZAH YANG TIDAK DISHOLATKAN


Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan :

أحدهما (الشهيد في معركة المشركين) وهو من مات في قتال الكفار بسببه سواء قتله كافر مطلقا أو مسلم خطأ، أو عاد سلاحه إليه أو سقط عن دابته أو نحو ذلك، فإن مات بعد انقضاء القتال بجراحة فيه يقطع بموته منها، فغير شهيد في الأظهر وكذا لو مات في قتال البغاة أو مات في القتال لا بسبب القتال

(Jenazah yang tidak disholati) yang pertama adalah orang yang mati syahid saat sedang perang melawan orang-orang musyrik, orang itu adalah orang yang gugur saat perang melawan orang-orang kafir. Entah kondisinya itu dibunuh oleh orang kafir secara mutlak, atau oleh orang muslim karena (salah sasaran), atau karena senjatanya yang mengenai dirinya sendiri, atau karena jatuh dari kendaraan dan sejenisnya (maka dia adalah syahid).

Dan jika ada seseorang yang meninggal dunia setelah pertempuran selesai sebab luka-luka saat bertempur, yang mana hal itu dipastikan akan menyebabkan dia meninggal dunia, maka pada saat itu dia tidak tergolong sebagai orang yang mati syahid menurut pendapat yang unggul. Demikian halnya (tidak disebut syahid) yakni seandainya seseorang meninggal dunia saat bertempur melawan pemberontak, atau meninggal dunia saat bertempur melawan orang kafir namun bukan disebabkan pertempuran.

(و) الثاني (السقط الذي لم يستهل) أي لم يرفع صوته (صارخا) فإن استهل صارخا أو بكى فحكمه كالكبير، والسقط بتثليث السين الولد النازل قبل تمامه مأخوذ من السقوط

Yang kedua adalah bayi keguguran yang tidak mengeluarkan suara keras saat dilahirkan. Dan jika bayi tersebut sempat mengeluarkan suara atau menangis, maka dia seperti jenazah orang dewasa (dalam tatacara mengurus jenazahnya). Bayi keguguran yang dalam bahasa arab disebut dengan siqth adalah bayi yang terlahir sebelum sempurna bentuknya. Dan lafadz siqth ini diambil dari lafadz as-suquth yang artinya adalah gugur.

📕 (Fathul Qarib, hlm. 112-113 Maktabah Syamilah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FATHUL QARIB - HAL-HAL YANG MERUSAK IHRAM

Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan : والجماع المذكور تفسد به العمرة المفردة أما التي في ضمن حج في قران، فهي تابعة له صحة وفس...