๐ Pertanyaan :
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kebetulan kami org yg bru hijrah dan bru belajar tentang agama islam. Nah sebentar lagi kan mau memasuki bulan suci ramadhan, kami mau bertanya tentang sebuah ungkapan yg katanya klo bulan ramadhan itu setan di belenggu. Tapi yg membuat kami heran, setan di belenggu koq maksiat masih tetap saja ada?
Minta penjelasannya secara detail, terima kasih sebelumnya๐๐
➡️ Jawaban :
Wa'alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh.
Terkait pernyataan setan dibelenggu pada bulan ramadhan, itu merupakan sabda nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang bersumber dari riwayat imam Bukhari dan Muslim. Dan terkait makna hadits setan dibelenggu pada bulan ramadhan, para ulama berbeda pendapat terkait makna ataupun maksud dibelenggunya setan. Sebagian ulama ada yang memaknainya dengan makna dzohir, yaitu bahwa yang dimaksud adalah setan memang dibelenggu pada saat bulan ramadhan tiba sehingga tidak mampu lagi untuk menggoda manusia. Tapi ada juga ulama yang memaknainya dengan makna majazi, yaitu dijaganya orang-orang muslim yang melakukan puasa dari segala bentuk bisikan-bisikan setan.
Hanya saja kata para ulama yang lain, sebenarnya dengan setan dibelenggu pun itu tidak menjamin bahwa manusia akan terbebas dari melakukan kemaksiatan. Sebab ada faktor lain selain setan yang menjadikan manusia berbuat maksiat, yaitu diantaranya karena hawa nafsu yang melekat dalam diri manusia yang mana hawa nafsu tersebut selalu mereka perturutkan. Atau karena kebiasaan buruk yang selalu dilakukan oleh manusia diluar bulan ramadhan yang kemudian mereka bawa pada bulan ramadhan.
๐ Keterangan :
ุฅุฐุง ุฏุฎู ุดูุฑ ุฑู
ุถุงู ูุชุญุช ุฃุจูุงุจ ุงูุฌูุฉ ูุบููุช ุฃุจูุงุจ ุงููุงุฑ ูุตูุฏุช ุงูุดูุงุทูู
“Jika telah masuk bulan ramadhan, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu”
๐ (HR. Bukhari, no. 1899 & Muslim, no. 1079)
๐ Tambahan keterangan :
ุฅูู
ุง ุชูู ุนู ุงูุตุงุฆู
ูู ุงูุตูู
ุงูุฐู ุญููุธ ุนูู ุดุฑูุทู ูุฑูุนูุช ุงุฏุงุจู ุฃู ุงูู
ุตูุฏ ุจุนุถ ุงูุดูุงุทูู ููู
ุงูู
ุฑุฏุฉ ูุงูููู
ูู
ุง ุชูุฏู
ูู ุจุนุถ ุงูุฑูุงูุงุช ุฃู ุงูู
ูุตูุฏ ุชูููู ุงูุดุฑูุฑ ููู ููุฐุง ุฃู
ุฑ ู
ุญุณูุณ ูุฅู ูููุน ุฐูู ููู ุฃูู ู
ู ุบูุฑู ุงุฐูุง ููุฒู
ู
ู ุชุตููุฏ ุฌู
ูุนูู
ุฃู ูุง ููุน ุดุฑ ููุง ู
ุนุตูุฉ ูุฃู ูุฐูู ุงุณุจุงุจุง ุบูุฑ ุงูุดูุงุทูู ูุงููููุณ ุงูุฎุจูุซุฉ ูุงูุนุงุฏุงุช ุงููุจูุญุฉ ูุงูุดูุงุทูู ุงูุฅูุณูุฉ
“Sesungguhnya (kemaksiatan itu) hanyalah berkurang dari orang-orang yang berpuasa apabila pelaksanaan puasanya memperhatikan syarat-syarat puasa serta menjaga adab-adabnya. Atau bisa juga bermakna bahwa yang dibelenggu itu hanyalah sebagian setan, yaitu para pembesar setan sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya pada sebagian riwayat. Atau bisa juga maksudnya adalah berkurangnya keburukan-keburukan pada bulan ramadhan, dan hal ini adalah sesuatu yang bisa kita saksikan dimana terjadinya kemaksiatan pada bulan ramadhan itu lebih sedikit dibandingkan pada bulan lainnya. Adapun dengan dibelenggunya seluruh setan pun (sebenarnya) tidak dapat menjamin kalau keburukan atau kemaksiatan akan hilang sama sekali, karena terjadinya kemaksiatan itu juga bisa terjadi karena banyak sebab selain setan. Seperti halnya karena jiwa yang buruk, kebiasaan yang buruk dan karena godaan yang muncul dari setan yang berwujud manusia”
๐ (Fathul Bari jilid 4, hlm. 114)
๐ Tambahan keterangan :
ูููู ูุตูุฏุช ุงูุดูุงุทูู ูุญุชู
ู ุฃู ูุฑูุฏ ุจู ุฃููุง ุชุตูุฏ ุญูููุฉ، ูุชู
ุชูุน ู
ู ุจุนุถ ุงูุฃูุนุงู ุงูุชู ูุง ุชุทูููุง ุฅูุง ู
ุน ุงูุงูุทูุงู، ูููุณ ูู ุฐูู ุฏููู ุนูู ุงู
ุชูุงุน ุชุตุฑููุง ุฌู
ูุฉ، ูุฃู ุงูู
ุตูุฏ ูู ุงูู
ุบููู ุงูุนูู ุฅูู ุงููุฏ ูุชุตุฑู ุจุงูููุงู
ูุงูุฑุฃู ููุซูุฑ ู
ู ุงูุณุนู
“Sabda nabi shallallahu 'alaihi wasallam terkait setan dibelenggu itu kemungkinan (besar) adalah dengan dibelenggu secara hakiki. Oleh karena itu setan akan terhalangi untuk melakukan perbuatan yang tidak mampu dia lakukan kecuali dalam kondisi bebas, dan sabda nabi ini bukan dalil bahwa setan terhalangi untuk mengganggu (manusia) sama sekali. Karena sebagaimana ketika seseorang dibelenggu, maka dia hanya akan terikat dari leher sampai tangannya saja. Dan dia masih bisa berbicara, membisikkan dengan bisikan-bisikan yang buruk atau banyak gangguan yang buruk lainnya”
๐ (Al-Muntaqo Syarah Al-Muwatho jilid 2, hlm. 75)
๐ Tambahan keterangan :
ูููู: (ูุชุญุช ุฃุจูุงุจ ุงูุฌูุฉ ูุณูุณูุช ุงูุดูุงุทูู) ู
ุนูููู، ุฃุญุฏูู
ุง: ุฃููู
ูุณูุณููู ุนูู ุงูุญูููุฉ ูููู ุฃุฐุงูู
ููุณูุณุชูู
ููุง ูููู ุฐูู ู
ููู
ูู
ุง ูู ูู ุบูุฑ ุฑู
ุถุงู
“Sabda nabi shallallahu 'alaihi wasallam terkait pintu-pintu surga dibuka dan setan-setan dibelenggu itu ada dua makna. Makna yang pertama bahwasanya mereka (setan-setan) dibelenggu secara hakiki sehingga kemampuan mereka untuk menggoda manusia menjadi berkurang, beda halnya dengan yang mereka lakukan pada selain bulan ramadhan (yang mana mereka bisa lebih leluasa)”
๐ (Syarah Shohih Bukhari jilid 4, hlm. 19)
๐ Tambahan keterangan :
ููุฐูู ูููู: (ุณูุณูุช ุงูุดูุงุทูู) ูุนูู: ุฃู ุงููู ูุนุตู
ููู ุงูู
ุณูู
ูู ุฃู ุฃูุซุฑูู
ูู ุงูุฃุบูุจ ุนู ุงูู
ุนุงุตู ูุงูู
ูู ุฅูู ูุณูุณุฉ ุงูุดูุงุทูู ูุบุฑูุฑูู
ุฐูุฑู ุงูุฏุงูุฏู ูุงูู
ููุจ. ูุงุญุชุฌ ุงูู
ููุจ ูููู ู
ู ุฌุนู ุงูู
ุนูู ุนูู ุงูุญูููุฉ ููุงู: ููุฏู ุนูู ุฐูู ู
ุง ูุฐูุฑ ู
ู ุชุบููู ุงูุดูุจุงุทูู ูู
ุฑุฏุชูู
ุจุฏุฎูู ุฃูู ุงูู
ุนุงุตู ูููุง ูู ุฑู
ุถุงู ูู ุทุงุนุฉ ุงููู، ูุงูุชุนูู ุนู
ุง ูุงููุง ุนููู ู
ู ุงูุดููุงุช
“Dan sabda nabi shallallahu 'alaihi wasallam terkait setan-setan dibelenggu itu bermakna bahwasanya pada bulan ramadhan Allah telah menjaga orang-orang muslim atau kebanyakan orang-orang muslim secara umum dari melakukan maksiat dan keinginannya untuk mengikuti bisikan setan. Demikianlah yang dikatakan oleh imam Ad-Dawudi dan imam Al-Mahlab. Imam Al-Mahlab pun memberikan pernyataan terkait dukungannya kepada kalangan yang memaknai hadits tersebut secara hakiki. Beliau menyatakan bahwasanya setan dibelenggu karena para ahli maksiat telah masuk ke dalam ketatatan kepada Allah pada bulan ramadhan dan menjauhkan diri mereka dari memperturutkan syahwat (atau hawa nafsunya)”
๐ (Syarah Shohih Bukhari jilid 4, hlm. 19)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar