Rabu, 19 Juli 2023

FATHUL QARIB - JAMAK SHOLAT SAAT HUJAN & SYARAT-SYARATNYA


Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan :

(ويجوز للحاضر) أي المقيم (في) وقت (المطر أن يجمع بينهما) أي الظهر والعصر والمغرب والعشاء لا في وقت الثانية بل (في وقت الأولى منهما) إن بل المطر أعلى الثوب، وأسفل النعل، ووجدت الشروط السابقة في جمع التقديم، ويشترط أيضا وجود المطر في أول الصلاتين، ولا يكفي وجوده في أثناء الأولى منهما، ويشترط أيضا وجوده عند السلام من الأولى، سواء استمر المطر بعد ذلك أم لا، وتختص رخصة الجمع بالمطر بالمصلي في جماعة بمسجد أو غيره من مواضع الجماعة بعيد عرفا، ويتأذى الذاهب للمسجد أو غيره من مواضع الجماعة بالمطر في طريقه

Pada waktu hujan, orang yang sholat dirumah (atau orang mukim) itu diperbolehkan untuk melakukan sholat jamak diantara keduanya. Maksudnya antara sholat dzuhur dan ashar, kemudian antara sholat maghirb dan isya. (Namun hal itu) tidak dilakukan pada waktu sholat yang kedua, tapi dilakukan pada waktu sholat yang pertama dari keduanya. Dan diharuskan jika air hujan dapat membasahi pakaian bagian teratas serta bagian (sandal atau sepatu) yang paling bawah. Kemudian juga harus memenuhi syarat-syarat yang telah disebutkan didalam sholat jamak takdim.

Dan juga disyaratkan harus turun hujan saat permulaan melakukan dua sholat tersebut, maka tidak cukup hanya turun hujan pada pertengahan sholat yang pertama dari keduanya. Kemudian juga disyaratkan harus turun hujan saat melakukan salam dari sholat yang pertama entah setelah itu hujan terus turun ataupun tidak.

Keringanan melakukan jamak karena hujan ini hanya terbatas bagi orang yang melakukan sholat berjamaah dimasjid atau ditempat-tempat sholat berjamaah lainnya yang jaraknya jauh menurut ukuran urf (atau kebiasaan setempat). Dan orang yang melakukannya merasa kesulitan untuk berangkat ke masjid atau tempat-tempat sholat berjamaah lainnya sebab terkena air hujan diperjalanannya.

📕 (Fathul Qarib, hlm. 97 Maktabah Syamilah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FATHUL QARIB - HAL-HAL YANG MERUSAK IHRAM

Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan : والجماع المذكور تفسد به العمرة المفردة أما التي في ضمن حج في قران، فهي تابعة له صحة وفس...