Jumat, 21 Juli 2023

FATHUL QARIB - SYARAT-SYARAT KHUTBAH


Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan :

ويشترط أن يسمع الخطيب أركان الخطبة لأربعين تنعقد بهم الجمعة، ويشترط الموالاة بين كلمات الخطبة وبين الخطبتين، فلو فرق بين كلماتها، ولو بعذر بطلت، ويشترط فيها ستر العورة وطهارة الحدث والخبث في ثوب وبدن ومكان، (و) الثالث من فرائض الجمعة (أن تصلى) بضم أوله (ركعتين في جماعة) تنعقد بهم الجمعة، ويشترط وقوع هذه الصلاة بعد الخطبتين بخلاف صلاة العيد، فإنها قبل الخطبتين

Disyaratkan bagi seorang khotib untuk memberikan pendengaran rukun-rukun khutbah kepada empat puluh jamaah yang bisa mengesahkan sholat jum'at. Dan disyaratkan pula harus muwallah (yaitu tidak memisah dengan waktu yang cukup lama) diantara kalimat-kalimat khutbahnya dan diantara dua khutbah tersebut.

Oleh karena itu seandainya seorang khotib memisah antara kalimat-kalimat khutbah tersebut (dengan waktu yang cukup lama) meskipun karena uzur, maka khutbah yang dilakukannya itu menjadi batal. Dan didalam pelaksanaan kedua khutbah itu disyaratkan harus menutup aurat, kemudian suci dari hadas dan najis pada pakaian, badan dan juga tempatnya.

Kemudian, yang ke tiga dari fardhu-fardhunya sholat jum'at adalah sholat jum'at dilaksanakan dua rakaat oleh sekelompok orang yang bisa mengesahkan sholat jum'at tersebut. Adapun lafadz thusholla dengan dibaca dhammah huruf awalnya, maka sholat ini disyaratkan terlaksana setelah dua khutbah. Berbeda halnya dengan sholat ied, karena sholat ied itu dilaksanakan sebelum dua khutbah.

📕 (Fathul Qarib, hlm. 100 Maktabah Syamilah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FATHUL QARIB - HAL-HAL YANG MERUSAK IHRAM

Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan : والجماع المذكور تفسد به العمرة المفردة أما التي في ضمن حج في قران، فهي تابعة له صحة وفس...