Kamis, 31 Agustus 2023

FATHUL QARIB - PEREMPUAN HAMIL & MENYUSUI YANG TIDAK BERPUASA


Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan :

(والحامل والمرضع إن خافتا على أنفسهما) ضررا يلحقهما بالصوم كضرر المريض (أفطرتا و) وجب (عليهما القضاء وإن خافتا على أولادهما) أي إسقاط الولد في الحامل وقلة اللبن في المرضع (أفطرتا و) وجب (عليهما القضاء) للإفطار (والكفارة) أيضا والكفارة أن يخرج (عن كل يوم مد وهو) كما سبق (رطل وثلث بالعراقي) ويعبر عنه بالبغدادي

Bagi seorang perempuan hamil dan menyusui, jika dia khawatir akan terjadi sesuatu yang membahayakan dirinya sebab melakukan puasa seperti bahaya yang dialami oleh orang sakit, maka diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa dan wajib untuk mengqodho puasanya.

Dan jika dia khawatir (terjadi sesuatu) pada anaknya, maksudnya khawatir keguguran bagi perempuan hamil dan sedikitnya air susu bagi perempuan yang menyusui, maka diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa dan wajib untuk mengqodho sebab membatalkan puasa dan juga membayar kafarat (fidyah).

Kafaratnya adalah setiap harinya dia wajib mengeluarkan satu mud (makanan). Satu mud ini seperti yang telah dijelaskan, yaitu satu liter lebih sepertiga liter daerah iraq yang disebutkan (dalam redaksi matan kitab) dengan sebutan daerah baghdad.

📕 (Fathul Qarib, hlm. 141 Maktabah Syamilah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FATHUL QARIB - HAL-HAL YANG MERUSAK IHRAM

Syeikh Ibnu Qasim Al-Ghazi rahimahullah mengatakan : والجماع المذكور تفسد به العمرة المفردة أما التي في ضمن حج في قران، فهي تابعة له صحة وفس...